Lestarikan Kebudayaan Lokal, SMPN 3 Satu Atap Borobudur Luncurkan Program "SERABI JAWA"


BOROBUDUR – Dalam upaya menanamkan rasa cinta tanah air dan melestarikan kearifan lokal, SMPN 3 Satu Atap Borobudur secara konsisten melaksanakan program inovatif SERABI JAWA (Sehari Serba-serbi Jawa).


Kegiatan yang diselenggarakan secara rutin setiap hari Kamis Pon ini mewajibkan seluruh warga sekolah, mulai dari peserta didik, pendidik (guru), hingga Tenaga Kependidikan (Tendik), untuk mengenakan pakaian seragam adat Jawa lengkap selama berada di lingkungan sekolah.
Pelaksanaan program ini dapat berjalan dengan sukses berkat adanya sinergi dan dukungan penuh dari pihak orang tua siswa. Komite sekolah dan orang tua secara aktif memfasilitasi kebutuhan putra-putri mereka demi menyukseskan agenda pelestarian budaya ini.
Ketua OSIS SMPN 3 Satu Atap Borobudur, Mira Ekawati, menyampaikan apresiasinya terhadap kebijakan sekolah tersebut. "Kami sangat senang dan bangga dengan adanya hari Kamis Pon ini. Memakai baju adat Jawa di sekolah tidak membuat kami merasa risih, justru membuat kami merasa keren dan lebih mengenal warisan leluhur sendiri. Suasana belajar juga jadi terasa berbeda dan lebih seru," ujarnya.
Sementara itu, Iqbal Akhmed, salah satu tenaga pendidik di sekolah tersebut, menekankan pentingnya nilai edukasi di balik penggunaan busana adat ini.
"Program SERABI JAWA adalah langkah nyata sekolah dalam membentuk karakter Profil lulusan yang berkewargaan sekaligus berakar pada budaya lokal. Melalui pakaian adat ini, kami mengajarkan etika, kesopanan, dan filosofi Jawa secara langsung kepada siswa, bukan sekadar teori di kelas," tutur Iqbal.
Melalui program SERABI JAWA, SMPN 3 Satu Atap Borobudur berharap dapat mencetak generasi muda yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat serta memegang teguh nilai-nilai luhur kebudayaan daerah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar